Posts

Showing posts from 2009

Dari Four Seasons Of Loneliness hingga Yesterday

Image
Jika merunut lagi masa lalu, awal aku mengenal lagu barat seingatku saat aku kelas SD. Lagu pertama yang aku dengarkan itu lagu Phil Collins Groovy Kind Of Love. Sempat hapal sih lagunya, walaupun tidak tahu apa artinya... When I'm Feeling Blue … bla bla bla… O iya, sama lagu Wind Of Change Scorpion. Itu juga gara-gara kakakku yang sempat punya album dua artis itu. Awal SMP, alirannya sudah berubah. Aku mulai suka dengan jenis lagu yang sering dibawakan oleh Boys Band, karena waktu itu masanya Boys Band bermunculan dan hampir setiap Boys Band yang jadi idola. Dari New Kids On The Block, All For One, Boyzone, Take That hingga Backstreet Boys. Hihihi… Backstreet Boys kala itu masih muda belia, baru muncul… Adapun Boyz II Men, sepertinya dah lama muncul sebelumnya, tetapi aku tidak terlalu mengikutinya. Satu lagu Boyz II Men yang paling aku ingat itu, lagu duetnya dengan Mariah Carey – One Sweet Day. Kayaknya , jarang yang tidak tahu lagu itu. Selain lagu itu, aku tidak tahu lagi

OCOM… IWIL…

Image
Apa yang biasanya kita pilih untuk menu sarapan? Setiap orang memunyai menu sarapan favorit yang berbeda tentunya. Tipe menu sarapan pastinya yang simpel alias tidak terlalu susah untuk membuatnya, dikarenakan waktu untuk bersiap di pagi hari sebelum beraktivitas merupakan waktu yang sangat singkat. Meskipun simpel, menu sarapan hendaknya bergizi tinggi dengan kandungan karbohidrat yang paling banyak. Jumlah kandungan karbohidrat dalam sarapan kita dapat membuat kita bertenaga selama menjalani aktifitas dari pagi hingga siang hari. Ada yang membuat nasi goreng, ada yang sarapan paginya dengan roti dan telur dadar, ada juga yang membeli dari pedagang yang lewat . Seperti nasi kuning, nasi uduk, atau pun bubur ayam. Minggu pagi dua hari yang lalu, aku sendiri membeli nasi kuning dan bubur ayam untuk sarapan keluargaku di rumah. Kita di rumah sudah punya langganan penjual nasi kuning. Kita memanggilnya Mamah Enok. Beliau ini sudah kurang lebih dua puluh tahun berjualan nasi kuning.

FOKKER dalam kenangan

Image
Kemarin sore sekitar pukul 3 sore, tanggal 6 April 2009. Saat aku sedang berada di depan computer kantor , pintu ruangan terbuka. Rupanya messenger kami bernama Pak Abdul baru saja tiba dari tugasnya mengirimkan dokumen ke salah satu leasing yang ada di Jl. Dr. Djunjunan Bandung. Hujan deras sedang mengguyur kantor kami di jalan Abdurahman Saleh. Seperti biasa, setelah mengantar dokumen Pak Abdul menyerahkan beberapa tanda terima kepada kami (aku dan teman kerjaku Fitri), sambil terkadang bercerita tentang pengalaman yang dia lalui saat mengantar dokumen. Ia bercerita bahwa ada pesawat yang terbakar di hangar Lanud Husein Sastranegara. Jalan sepanjang hangar ini memang terkadang dilewati untuk kendaraan umum yang berasal dari jalan Pasteur atau yang akan menuju jalan Pasteur dari jalan Padjadjaran, karena track jalan ini terhitung pendek dan tidak macet. Berbeda dengan jalan yang umumnya kita lewati yaitu Jalan Pajajaran - Pasirkaliki. Ketika Pak Abdul menceritakan kejadian itu, k

Yang tidak perlu ada di Bucket List-ku.

Image
Untuk yang pernah nonton filmnya Jack Nicholson & Morgan Freeman “The Bucket List”, barangkali sudah mengetahui salah satu list dalam Bucket List tokoh konglomerat Edward Cole yang diperankan oleh Jack Nicholson. Salah satunya adalah “Kiss the most beautifull girl in the world”. List itu dapat ia penuhi setelah ia mencium cucu perempuannya yang sebelumnya belum pernah ia kunjungi. Bagi saya list tersebut adalah list yang tragis. Bisa dibayangkan, baaimana seorang kakek tidak dapat mencium cucunya karena adanya konflik dengan anaknya (ibu dari cucunya), dan baru dapat terlaksana beberapa bulan sebelum ia meninggal. Makanya, saya tidak bosan memandangi foto ini. Dengan memandangnya, saya senantiasa bersyukur dapat memeluk keponakan saya ini tanpa ada rintangan.

Urang Sieuuuuun....

Image
Ini pengalaman benar-benar terjadi pagi ini, dalam perjalanan berangkat kerja sekitar jalan ters. kopo bojong buah - margahayu. Seperti biasa aku mengendarai sepeda motor dengan kecepatan standar 40-50 sembari sebentar-sebentar melihat kaca spion. Dalam melihat kaca spion aku melihat seorang bapak2 berkendara motor berkumis, berkaca mata, dan helmnya kebetulan sama merk dan bentuknya dengan yang aku pakai. Di spion aku lihat bapak itu tersenyum, tapi dengan senyum yang sedikit berseringai. Awalnya aku biasa saja, tapi lama-lama bapak tersebut tidak berusaha untuk melewatiku. Aku jadi curiga. Bapak-bapak itu terus berada di belakangku, hingga di suatu jalan dia berada di sebelahku dan bertanya "Kerja dimana?". Aku kaget dan hanya mengangguk. Aku kira cuma itu saja yang dia tanyakan, dan dia akan langsung pergi. Ternyata hal itu dia ulangi lagi di jalan berikutnya. Aku jadi ketakutan, dan langsung memperlambat kecepatan, mebiarkan dia jalan lebih dahulu. Hal itu aku lakukan k